Resensi Buku How To Master Your Habits

Senin, 09 Januari 2017 0 Comments


Membangun kebiasaan, dengan rela atau terpaksa. Kebiasaan yang baik perlu untuk dibangun, baik dengan kerelaan maupun keterpaksaan. Kebiasaan yang terbentuk karena rela seperti bermain game. Sementara sesuatu yang dilakukan berulang-ulang karena terpaksa, bisa terbentuk sebuah kebiasaan. Maka untuk membangun kebiasaan dibutuhkan niat dan usaha.

Membentuk kebiasaan baik, butuh waktu. Tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Seringkali kita tidak sabar dalam menunggu hasil. Kita tidak sabar menunggu buah matang dari pohonnya. Tekun dan sabar merupakan dua hal yang perlu dimiliki dalam membentuk kebiasaan baik. Dengan melakukan sesuatu secara konsisten apa yang ingin dibentuk sebagai kebiasaan.

Practice and repetition, latihan dan pengulangan, ayah ibunya habits. Kebiasaan ternyata mempunyai orangtua, yaitu latihan dan pengulangan. Latihan dilakukan dengan tujuan melakukan sesuatu ke arah yang lebih baik, sementara pengulangan dilakukan untuk memperkuat apa yang kita lakukan. Dengan melakukan secara berulang-ulang kebiasaan dapat terbentuk. Sesuatu yang tadinya sulit, menjadi mudah karena terbiasa.

Apakah Anda ingin menjadi yang berbeda, istimewa, spesial. Rasanya menjadi biasa-biasa saja seperti apa? Tentunya tidak enak bukan? Tentu lebih baik “berbeda”. Bukan dalam arti negatif, melainkan jika dianggap “berbeda” yang positif. Menjadi berbeda membuat kita lebih dikenal. Menjadi berbeda tentunya lebih diingat. Maka dengan kebiasaan yang baik, tentunya akan membuat kita menjadi pribadi yang berbeda.

Jika ada kritik, saran, pertanyaan dapat dikirimkan ke email aldirahman108@gmail.com.

0 Comments:

Posting Komentar

Tolong menggunakan bahasa yang baku dan tanpa singkatan, terima kasih.

 

©Copyright 2011 Suka Narasi | TNB