Ramadan Hari Ketujuh

Senin, 18 Maret 2024 2 Comments

 
Photo by Andrea Davis from Pexels

Senin, waktunya bekerja kembali. Saya pergi ketika langit gelap, dan pulang ketika langit menjadi lebih gelap. Waktunya habis di jalan. Tapi disepanjang perjalanan yang lumayan menguras waktu itu, sebenarnya bisa diisi dengan banyak hal. Meskipun rutinitas ini pulang, tidur, bangun, pergi tidak terelakkan. Tentunya saya senang-senang saja, kecuali kalau sakit. Sebab sakit menguras tenaga.


Oh iya di dalam kerja, menurut saya pengalaman yang terpenting. Jadi apa yang bisa dilakukan. Bagaimana dengan yang belum punya pengalaman? Itu risiko, cepat cari pengalaman, sebab waktu terus berjalan. Kalau tidak punya pengalaman, maka kita dianggap tidak bisa apa-apa. Tidak punya hal untuk mengurangi kesalahan. Dengan pengalaman, ia akan lebih cepat menangkap dan menyelesaikan permasalahan, serta menghindari hal-hal yang tidak diperlukan.


Bagaimana kalau kerja menjadi membosankan? Pastinya pernah terpikir saat pekerjaan menjadi menjenuhkan. Lalu kita lihat postingan di Instagram, orang mengantri untuk mendapatkan pekerjaan. Seharusnya tidak perlu mengantri yang demikian, sebab saat ini sudah ada email. Kalau memang tidak bisa, dapat bertanya ke saudara apakah ada lowongan, ke teman, dan sebagainya. Jadi kalau mengantri sampai sepanjang itu, dan yang diloloskan hanya 1-2 lebih baik tidak usah ikut. Hanya menghabiskan waktu, biaya, dan tenaga. Kesannya perusahaannya hebat banget sampai banyak yang antri. Padahal mah kerja bisa dimana dan apa saja. Kecuali kitanya yang bebal ingin kerja seperti ini, tidak mau yang lain.


Ada status wa yang suka menyindir orang lain. Menurut saya buat apa? Kesannya ia seperti tidak mau disalahkan, dan ingin merasa lebih baik dengan menjatuhkan orang. Pihak yang disindir pun akan merasa kesal dan marah. Ia akan merasa tersinggung dan menegur langsung si penyindir. Rasanya seperti semua orang perlu tahu, keburukan yang disindirnya. Lebih baik status wa isinya kegiatan ataupun hal-hal yang menyenangkan untuk dilihat, sebab orang-orang mempunyai kesibukan masing-masing.


Jadi tidak bisa fokus dengan diri sendiri. Saya berusaha untuk menulis setiap hari. Kalau ditanya kenapa saya bisa menghasilkan karya? Karena saya berusaha. Sebab saya menganggap ini tugas, dan tanggungjawab. Sebab saya suka berbagi pengetahuan dan pengalaman. Sebab kerjaan itu dikerjain bukan hanya dipikirkan. Kerjaan yang menumpuk kalau cuma dilihatin dan dipikirkan tidak akan selesai-selesai. Jadi dikerjakan saja. Kalau masih ada yang bikin bingung, tanyakan saja, biarpun tidak enak. Kalau dimarahin karena berbuat salah, itu risiko, namanya juga tidak tahu. Kalau tidak tahu, belajar supaya jadi bisa. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat untuk kamu.

 

2 Comments:

  • petalstroke mengatakan...

    Melakukan hal yang sama setiap hari pasti memang cukup melelahkan ya? tapi setiap orang kan punya pilihan dan caranya masing-masing untuk bisa melewati hari-harinya dengan baik, entah melakukan hal yang ia suka, atau sekedar mengamati orang lalu lalang dan menebak langit sore ini akan berwarna apa. Aku setuju sama unpopular opinion kamu tentang "kesannya perusahaan hebat banget sampai banyak yang antri" menurutku bisa dibilang unpopular, karna menurut beberapa orang yang kukenal, mereka akan melakukan apa aja demi bisa kerja di sebuah perusahaan, antri panjang salah satunya dan walaupun mereka sebenernya udah tau kalo yang akan diterima memang gak sebanyak itu, sebenernya itu hal biasa. Ini didasari karna realita mencari pekerjaan memang sesulit itu, yang membuat beberapa orang desperate untuk jadi pengangguran, dengan gitu gak cukup kalo cuma ikhtiar via email aja. Menurutku unpopular opinionmu seolah mengatakan kalo kita itu worthy as a person, jadi gausah terlalu mengejar sesuatu dengan berlebihan dan percaya kalo setiap orang punya nilai dan jalannya masing-masing, ini menarik. Terus, kadang kita terlalu memaksakan dan nyalahin keadaan, tanpa mau intropeksi diri, padahal kan bener juga katamu, ketika kita gak punya pengalaman, ya cari pengalaman lah, belajar dan ningkatin kemampuan yang kita punya salah satunya. Oiya, vibes tulisanmu kali ini mengandung sesuatu yang berbeda, tapi gak tau apa, cuma rasanya begitu. Tapi tetap seperti biasa, selalu membawa pandangan baru, terima kasih sudah menulis.

  • Aldi Rahman mengatakan...

    @petalstroke Maksudnya bukan hanya lewat email, tapi bisa bertanya info kepada yang lain, bukan berarti saya mengganggap mendapatkan pekerjaan mudah, tapi saya berpikir bahwa lewat email memudahkan, dan betul saya setuju ada orang yang memang frustrasi karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, sepertinya saya juga mengalaminya, hehe.. jadi tidak perlu terlalu menggebu-gebu harus bekerja disini, padahal belum tentu diterima juga. Saya bukan berarti menganggap bahwa diri ini lebih hebat dari yang lain, tapi kadang kita memang perlu memprioritaskan diri dan meningkatkan nilai diri kita sendiri dengan lebih percaya diri dan menganggap bahwa kita punya kemampuan. Komennya kayak jawab pertanyaan di Quora, hehe.. Bisa bikin tulisan sendiri juga, saya akan baca kalau diperbolehkan. Saya suka lihatnya, terima kasih sudah memberikan pendapatnya

Posting Komentar

 

©Copyright 2011 Suka Narasi | TNB